Korean Fanfiction – Part 2

Judul (Title):

SAY NO TO WHITE FLAG!

Total Chapter: Masih dalam tahap perencanaan.
Pemain (Cast):
– Chansung 2PM
– Changmin TVXQ
– Taeyang Bigbang
– Baekhyun EXO-K
– Minhyuk CNBlue
– Nichkhun 2PM
– Jiyeon T-Ara
– Sandara 2NE1
– Hyorin Sistar
– Yubin Wondergirls

Jiyeon kembali ke Seoul setelah 5 tahun bekerja di Jakarta. Dia harus menyesuaikan dirinya dengan suhu kota Seoul yang dingin. Changmin menyambutnya dengan antusias. Dia memberikan Kimchi untuk Jiyeon. Pada hari yang sama, Changmin mengunjungi Nichkhun yang akan showcase di malam harinya.

… sekarang …

“Disiarkan langsung dari City Hall, inilah Live Showcase  KeBaS TV! Kali ini menampilkan NICHKHUN!!!!!” seru pembawa acara. Terdengar keriuhan suara para penggemar di lokasi tersebut.

“Kya,,,,, KhunKhun!!! KhunKhun!!” jerit remaja-remaja ababil. Maaf, di fanfiction ini, nama panggilan Nichkhun  adalah Khunkhun. Kadang malah dipanggil Khunti!!! (Kunti = kuntilanak!!!)

“Terima kas….,” seru Nickhun.

“HEH! Gue belum manggil elo! Itu tadi masih intro doank!” seru pembawa acara agak sewot. Duh tu presenter jutek amat! Gue lempar sendal baru tau rasa!!!

“Inilah dia, bukan sulap, bukan sihir. Pria “Flower boy” bertubuh gladiator! Mari kita sambut sekarang juga, NICHKHUN!!!!”

Nichkhun pun muncul dengan tersenyum nyengir. Kurang ikhlas, gara-gara tu presenter yang bikin dongkol. Dengan tampang imutnya, Nichkhun melambai-lambaikan tangan ala Miss Universe. Kalau aja ada tuh mahkota di rambutnya, pasti deh Nichkhun beneran keliatan seperti Miss Universe!

“Nichkhun hyeongnim mau nyanyi lagu apa?” tanya sang presenter.

“Ah lagak lu sok muda! Lebih tua-an elu daripada gua!” timpuk Nichkhun. Rasain tuh! Si presenter jadi kena timpuk! Biar tau rasa!

“Heehe, kan aku aegyo!” ujar sang presenter yang ternyata bernama Kang Soo Geng (alias Kang Sugeng,, eh orang Sunda ternyata!)

“Haha, kamuh bisa adja dweh!” sahut Nichkhun. “Hari ini aku akan menyanyikan lagu-nya JODOHKU-nya Mas Anang, dan juga lagu debutku. Yakni lagu recycle dari IU Tingting (dibaca = Ayu Tingting) yang berjudul Alamat Palsu, cyn,” lanjut Nichkhun.

“Cuma 2 lagu aja?” tanya sang Kang Soo Geng.

“Gag dunkz! Ada banyak lagu. Selebihnya rahasia. Biar para KHUNCORO pada penasaran,” gumam Nichkhun. Oya aku belum kasih tau. Dalam fanfiction ini, nama fandom Nichkhun adalah KHUNCORO. KHUNCORO = nichKHUN COol and ROmantic.

Tanpa basa-basi lagi, Nichkhun pun menampilkan penampilannya yang paling spesial. Di lagu kedua, Nichkhun bergoyang dangdut ria. Gag kebayang kalo ngeliat Nichkhun goyang gergaji kayak mbak Depe. Tapi ternyata dia sangat lihai untuk itu! Sewaktu bergoyang, Nichkhun menanggalkan bajunya, sehingga kelihatan ABS nya kayak seorang gladiator. Tau penyanyi dangdut HERCULES??? Nah, bang Nichkhun pada penampilannya di malam itu jauh lebih yahudd ketimbang Hercules.

******

Sedari tadi Changmin mencari-cari Jiyeon, karena mereka janjian akan ketemu langsung di lokasi Showcase. Tapi sudah 20 menit konser berlangsung, Jiyeon belum dateng juga. Changmin berasa sedikit kecewa. Dia sudah berkali-kali menelepon Jiyeon, tapi tetap tidak diangkat.

“Ah, nae yeobo ke mana ciiii…” keluh Changmin. Mulutnya monyong karena kesel.

“Hei! Kamu udah lama nunggu, Chang?” sapa seorang gadis di belakang Changmin. Dari aromanya, Changmin menebak bahwa gadis itu menggunakan Calvin Klein Euphoria, sebuah merek parfum yang paling laris di dunia nyata – bukan dunia ghoib. (Mana ada hantu mau pake parfum! Ni author ada-ada ajah!!!)

Changmin pun menoleh. Seketika dia terperangah melihat sesosok bidadari yang sempurna berdiri di hadapannya. Mulutnya menganga, air liur nya jatuh deras kayak air terjun, dan lidahnya meliuk-liuk ke sana kemari (kayak ular ajah!!!). Jiyeon memang benar-benar berpenampilan anggun bak bidadari yang jatuh dari kahyangan, yang selendangnya dicuri oleh Jaka Tarub.

“Kenapa melihatku begitu, Eun Chang!!!!” seru gadis itu yang ternyata adalah Jiyeon. Maaf, EUN CHANG = Encang, bukan bahasa Korea, melainkan bahasa Betawi.

“Kamuh Jiyeon????” tanya Changmin tidak percaya. Matanya ngedip-ngedip sebelah kayak orang terkena penyakit saraf. Kayaknya syaraf Changmin udah korslet nih!

“Iya, naneun Jiyeon!!!” seru Jiyeon. Changmin tetap takjub.

“Neoneun neomu yeppeo!! (Yang artinye, elu cantik banget!!!)” seru Changmin yang air liurnya makin deras.

“Mangap dikit napa? Udah, kita langsung ke depan aja ya! Aku mau lihat penampilan A’a Nichkhun!” ajak Jiyeon dengan ekspresi imutnya.

“Oh oh..oo…okkkkke….!!!” sahut Changmin terbata-bata. Changmin menutup mulutnya dan mengusap ilernya yang udah berseliweran ke seluruh wajahnya.

Mereka berdua pun berjalan ke depan, tepat di depan panggung. Jiyeon adalah penggemar berat Nichkhun. Dia belum pernah bertemu sama sekali dengan Nichkhun. Dia melihat Nichkhun seperti sosok Jaka Tarub yang rupawan yang mencuri selendangnya. (Duh kok dari tadi nyasar ke Jaka Tarub nih penulisnya? Jangan-jangan nyasar ke Arya Kamandanu dan Tutur Tinular…. Andwae!!!!!!!!!!!)

Sepanjang konser, Jiyeon selalu menatap Nichkhun erat-erat. Dia tidak ikut-ikutan jerit histeris kayak remaja ababil lainnya. Karena kalo dia jerit, dia harus nutup matanya atau konsentrasi buyar. Sedari tadi, Jiyeon tidak mengedipkan matanya, kayak orang kesurupan. Jiyeon tersenyum sumringah menatap Nichkhun yang pada lagu keempat menyanyikan lagu GEE dari SNSD. (Bayangin aja tuh Nichkhun nyanyi dan nari ala MV lagu GEE!)

Dan sepanjang konser, Changmin tidak melepaskan pandangannya dari Jiyeon. Jiyeon terlihat begitu anggun dan memesona. Untungnya kali ini dia bisa menahan air liurnya. Kalo aja air liurnya keluar, bisa-bisa satuan pengaman yang ada di hadapannya jadi terpeleset semua karena kebanjiran air liur!

Walaupun Changmin dan Nichkhun adalah berteman sejak masa kuliah, tapi Changmin tidak memberitahu hal itu pada Jiyeon. Dia takut bahwa Nichkhun akan merebut pujaan hatinya itu. Duh kasihannya Changmin yang mengalami cinta terpendam.

Pukkk,” kepala Changmin kena timpuk batu. Padahal dia lagi seru-serunya memandangi bidadarinya.

“Helo dongsaeng! Eotteohke jinaeseyo?” sapa orang itu yang ternyata Sandara Park, putrinya Jeng Mirna. Ni orang udah kayak preman terminal aja. Mau nyapa orang pun pake nimpuk kepala dengan batu.

“Ampun, om! Ampun, om!” seru Changmin sembari bersujud.

“HEI! Ini gue! SANDARA!” seru Dara.

“Wah, ternyata elu! Ahhh…. kukira preman komplek sekitar sini!” sahut Changmin.

“Lu mau gue timpuk lagi?” tawar Dara sembari memegang batu berukuran dua kali kepalan tangan.

“Duh, sadis amat!”

“Hahahahaaaaa…… santai aja! Eh, kamu ke sini buat nonton si Khunkhun juga??” tanya Dara.

“Iya dunkz!”

“Jangan pake bahasa alay, napa? Gue risih tauk!” Dara kembali menggengam batu itu.

“Iya iya, aku ke sini bareng temanku untuk menonton konser Nichkhun. Tapi, ngomong-ngomong kamu ngapain ke sini?”

“Aku? Kebetulan tadi abis kondangan-nya pak Haji,” ungkap Dara.

“Loh kamu sejak kapan jadi ibu-ibu Marawis dan maen rebana?”

“Jiah Marawis apaan? Tadi kami manggung tuh di acara kondangan itu! Kebetulan pak RT-nya adalah anak Metal Underground, dan ngundang kami.”

“Oh…,” gumam Changmin.

Iklan

6 Tanggapan to “Korean Fanfiction – Part 2”

  1. KOREAN FANFICTION! – Part 3 « Newstainment Corner Says:

    […] sebelumnya … KOREAN FANFICTION – PART 1 KOREAN FANFICTION – PART 2 Jiyeon kembali ke Seoul setelah 5 tahun bekerja di Jakarta. Dia harus menyesuaikan dirinya dengan […]

  2. KOREAN FANFICTION! – Part 4 « Newstainment Corner Says:

    […] sebelumnya … KOREAN FANFICTION – PART 1 KOREAN FANFICTION – PART 2 KOREAN FANFICTION – PART 3 […]

  3. FyiNichk always for 2PM Says:

    ni genre.x gmna min?

  4. reni Says:

    yang ketiga nya mennoonnggg…
    ko keterangannya halaman tidak di temukan teruuuss…
    penasaraaaann…
    pengen sandara ma chansung duuunnkk…
    jadi suka semenjak running man eps 195..
    cucookkk bookkk


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: