Kemahiran Seorang Wanita dalam Cinta Segitiga

Kita sangat sering mendengar istilah “player”, “playboy”, atau “womanizer” yang melekat pada seorang pria. Kita sangat jarang mendengar ada wanita yang player. Tapi ternyata, isu itu sekarang tengah terkikis karena pengaruh zaman. Telah dilakukan sebuah riset (studi) yang dilakukan terhadap 2.000 responden. Dan, hasil dari studi tersebut menyatakan lebih dari 25% wanita tengah berkencan dengan dua pria sekaligus! Sementara, pria hanya sekitar 15% yang terlibat dalam dua percintaan. Sungguh miris. Umumnya para pria berselingkuh karena hawa nafsu atau ingin memiliki hak untuk berselingkuh. Berbeda dengan wanita, yang alasannya sangat complicated! Tidak ada alasan yang fix tentang mengapa seorang wanita itu selingkuh. Hmm,, benarkah itu kaum hawa?

Ditulis dalam Korean. Leave a Comment »

K-POP News: 2PM News and MV YouTube

  1. 2PM – Hands Up Baca entri selengkapnya »

Ekonomi Internasional: Absolute Advantage VS Comparative Advantage

Ilmu Ekonomi Internasional adalah ilmu ekonomi yang berfokus pada pembahasan mengenai hubungan saling ketergantungan antara negara-negara di dunia, baik dari segi perdagangan  internasional maupun pasar kredit internasional. Pengaruh perdagangan internasional terasa pada harga, pendapatan nasional, tingkat kesempatan kerja negara-negara yang terlibat dalam perdagangan internasional tersebut. Ekspor akan meningkatkan permintaan masyarakat, yaitu jumlah barang dan jasa yang diinginkan masyarakat dalam negeri. Sebaliknya, impor akan menurunkan permintaan masyarakat dalam negeri. Permintaan masyarakat akan memengaruhi kesempatan kerja dan pendapatan nasional, dan di antara lain akan tergantung pada besarnya ekspor neto, yaitu selisih antara ekspor dan impor. Baca entri selengkapnya »

Korean Dramas: Now Playing in Korea

  1. HOORAY FOR LOVE
    Title: 애정만만세 / Aejungmanmanse / Hooray for Love Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Korean. Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . 1 Comment »

Penemuan Logam Aneh Sebagai Landasan UFO???

Penemuan berawal ketika sekelompok pekerja di tepi sungai Mures menemukan 3 benda aneh. Setelah diidentifikasi, ternyata dua dari tiga benda tersebut adalah tulang Mastodon, yang diperkirakan hidup jutaan tahun yang lalu. Namun, benda ketiga adalah sebuah logam yang bentuknya mirip palu berukuran panjang 20,2 cm, lebar 12,5 cm dan tinggi 7 cm. Setelah diteliti, benda tersebut terdiri dari susunan logam yang sangat kompleks.  Florin Gheorgita, yang berkesempatan memeriksa laporan dan analisis terhadap benda itu, menegaskan bahwa benda ini terdiri dari paduan 12 elemen yang berbeda, yang telah berhasil dianalisa persentase volumetriknya, yaitu terdiri dari aluminium (89%), tembaga (6,2%), silikon (2,84%), seng (1,81%), timbal (0,41%), tambak (0,33%), zirkonium (0,2 %), kadmium (0,11%), nikel (0,0024%), kobalt (0,0023%), bismut (0,0003%), perak (0,0002%), dan gallium (dalam jumlah jejak) . Baca entri selengkapnya »

NASA Telah Merilis Foto Terbaru Planet Saturnus

Saturnus, atau yang lebih sering dikenal orang dengan planet yang memiliki cincin. Mungkin tidak semua orang yang mengetahui bahwa Saturnus merupakan planet kedua terbesar di Tata Surya setelah Jupiter. Planet ini mampu mengitari matahari dalam satu putaran selama 29,46 tahun, dan berputar terhadap sumbunya hanya dalam 10 jam 14 menit. Kalo begitu, kira-kira ada berapa hari ya di Planet Saturnus, jika 1 hari = 10 jam 14 menit. Wah, masih syukur kita tinggal di bumi.

Mengenai cincin Saturnus, sebenarnya terdiri dari ribuan cincin yang mengitarinya. Hingga saat ini, masih belum bisa diketahui dengan jelas tentang penyusun dari cincin Saturnus tersebut. Jika cincin tersebut terbuat dari bahan padat, sudah pasti akan hancur karena gaya sentrifugal. Namun, jika terbuat dari cairan, maka akan tercipta gelombang. Menurut prediksi para ahli, bahan pembentuk cincin Saturnus tersebut kemungkinan adalah bongkahan-bongkahan es meteorit.

Belum lama ini, NASA telah berhasil mengambil gambar Saturnus yang terbaru dengan menggunakan pesawat tanpa awak, Cassini-Huygens. Jika Anda melihat gambar di bawah, itu tidak ada hasil rekayasa teknologi CGI. Foto tersebut asli diambil dari posisi Saturnus yang membelakangi Matahari.

.

Hewan yang Langka Bisa Dilahirkan Melalui Sel Kulit

Memang ada-ada saja ulah para ilmuwan masa kini. Dengan canggihnya teknologi saat ini, para ilmuwan tengah berupaya untuk pengembangan suatu metode produksi sel induk dari sampel kulit yang telah disimpan. Sel-sel kulit tersebut berasal dari sel-sel kulit hewan yang terancam punah dalam 40 tahun ini. Dikabarkan, sel-sel kulit tersebut mampu ‘melahirkan’ kembali makhluk yang terancam punah. Penelitian ini telah dimulai tahun 1972. Tapi, karena teknologi pada saat itu tidak mendukung, maka para ilmuwan pun menyimpan sampel-sampel kulit tersebut. Teknik untuk mengubah sel kulit menjadi sel induk disebut induced pluripotent stem cells. Sekelompok ilmuwan dari Scripps Research Institute, California, belakangan ini berhasil membuktikan tentang adanya kemungkinan penggunaan sel induk yang telah membeku untuk digunakan secara layak. Sel induk itu mereka dapatkan dari kera berbulu abu-abu dan badak putih dari utara, yang terancam punah.

Tapi tujuan utama penggunaan teknologi sel induk ini pada hewan adalah untuk menciptakan sel sperma dan sel telur, yang kemudian dapat digunakan untuk diversifikasi kedalam gen dari spesies yang terancam kepunahan. Harapannya agar bisa menghasilkan kembali spesies hewan yang sudah punah dan menjaga kelangsungan hidup beberapa hewan yang sedang terancam punah. Badak putih, merupakan salah satu hewan yang sangat bermasalah dalam proses perkembangbiakannya dan jumlahnya pun sedikit. Artinya jika spesies ini mati, maka mereka akan punah. Spesies lain yang juga terancam punah antara lain gajah dan macan tutul salju. Saat ini, “Frozen Zoo” sebuah kebun binatang yang khusus menyimpan kulit spesies binatang langka, telah memiliki sampel kulit dari 800 spesies hewan yang berbeda. Rincian penelitian mengenai sel kulit yang bisa menghasilkan sel induk telah diterbitkan dalam edisi minggu lalu di jurnal ilmiah Nature