FAKTA RAMADHAN: Menu Berbuka Puasa di Berbagai Negara

Sebelumnya, saya mau mengucapkan selamat menjalani puasa bagi teman-teman saya yang Muslim. Semoga di bulan Ramadhan 1432 Hijriyah ini, teman-teman Muslim bisa menjalaninya dengan baik, dan mengalami perjalanan spiritual yang baik.

Biasanya selama bulan Ramadhan, ada hidangan yang tersaji sebagai sajian berbuka puasa. Opor ayam, Kurma, Ketupat, Kolang Kaling. Tapi, bagaimanakah menu buka puasa di negara lain? Apakah sama? Ataukah beda?

  1. India
    Lebih dari 130 juta orang muslim tinggal di india sehingga bulan Ramadhan merupakan suatu hal yang besar terutama didaerah-daerah mayoritas muslim di India, seperti disebelah utara kota Hidarabat yang memiliki menu buka puasa yang khas yaitu Hidarabadi Halid makanan ini adalah varian dari bubur gandum tradisional dengan citarasa pedas dan gurih, serta biasanya disajikan dengan daging Domba.
  2. Selanjutnya menu khas buka puasa dari Negara Turki, Ramadhan di turki disambut dengan kegembiraaan besar, dan hidangan berbuka puasa memiliki peran besar dalam hal tersebut, dikota-kota besar seperti Istanbul, semua restoran memberikan penawaran khusus dan menetrapkan menu untuk berbuka puasa, sebagian besar menawarkan menu dalam satu set atau paket, dimulai dengan sup yang biasa dikenal dengan sebutan Estarie menu ini terdiri dari kurma, zaitun, keju dan pastirma yaitu hidangan daging khas Turki lalu ada suijud yang merupakan sosis khas Armedia dan kemudian tidak ketinggala roti Tide yang merupakan roti khusus yang hanya dipanggang selama bulan Ramadhan, untuk hidangan utama terdiri dari berbagai makanan Turki terutama makanan tradisional Ottomen seperti Perpati panggang maupun berbagai macam kebab, selain itu hidangan pencuci mulut terkenal yang disebut Gulak yang terbuat dari air mawar yang disajikan disebagian besar tempat di Turki.
  3. Bangladesh
    Berbagai macam makanan tersaji saat berbuka puasa, beberapa menu umum dari masakan Bangladesh termasuk Piaju yaitu sejenis kacang dengan bumbu bawang dan bumbu kacang lalu bekuni yang terbuat dari terum dan bubuk kacang puse serta makanan khas Bangladesh lainya menjadi hidangan khas berbuka puasa, minuman seperti Ruhamza yang merupakan sirup produksi Bangladesh dengan berbagai citarasa, mulai dari berbagai tumbuhan dan buah-buahan yang dibuat dengan campuran susu dingin dan juga menu es krim sor lemon merupakan makanan yang juga populer untuk berbuka puasa di negeri ini.
  4. Pakistan
    Dapat dikatakan bahwa tidak ada kegiatan berbuka puasa di negeri ini tanpa menu yang disebut dengan Samosa, yaitu kue kering yang berisi kentang rebus berbumbu rempah-rempah dicampur dengan kacang kapri bawang bombay, daun ketumbar dan panir, selama bulan Ramadhan warung penjual samosa bertebaran si seluruh Pakistan ada yang menjual versi asli hingga versi pedas makanan lezat berbentuk segitiga ini.
  5. Berikutnya menu berbuka khas Mesir, sama halnya dengan di pakistan tak ada istilah Ramadhan di mesir tanpa adanya menu berbuka sehat seperti fulmedames yang berupa kacang yang dimasak hingga menjadi seperti bubur disajikan dengan minyak zaitun, seledri, bawang bombay, bawang putih, jus lemon dan dimakan dengan roti, meskipun menu ini adalah makanan utama berbuka namun ada juga menu lainya yang turut menyemarakan suasana Ramadhan seperti molokeya yang terbuat dari ayam dan nasi.
  6. Malaysia
    Seperti biasa warga negara Malaysia berbuka puasa dengan memakan makan kering atau kurma segar, ada berbagai makanan berbuka puasa khas Malaysia yang tersedia dalam bazar Ramadhan yaitu suatu pasar makanan lokal yang hanya dibuka selama bulan pusa, ditempat ini tersedia berbagai menu seperti air tebu, hilmat, laksa, pecel ayam, sate dan lain sebagainya.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: