Kelas Diskusi Bahasa Korea Gratis!

Annyeong!
Bagi kamu yang belum tahu sama sekali bahasa Korea, dan belum bisa baca tulisan Korea (Hangeul), mari ikuti program ini!
Kita bisa diskusi membahas mengenai bahasa Korea dari bagian paling dasar.
Kelas dimulai hari Rabu minggu ini.
TANPA DIPUNGUT BIAYA!!!

Untuk alamat, bisa dilihat pada gambar dan juga terdapat peta.
Info lebih lanjut, hubungi Edwin di 085658049273

Picture1dvfd

Asal-Muasal Hangeul

Hangul is the native script of Korea, created in the mid fifteenth century under King Sejong, as both a complement and an alternative to the logographic Sino-Korean hanja. Initially denounced by the educated class as eonmun (vernacular writing), it only became the primary Korean script following independence from Japan in the mid-20th century. Baca entri selengkapnya »

BELAJAR BAHASA KOREA: PART 16

“Membentuk Kalimat Tanya”

Wih, ada lagi nih partikel sederhana yang membuat suatu kalimat menjadi suatu pertanyaan. Partikel tersebut adalah “-ni” yang diletakkan pada akhir kata kerja. Baca entri selengkapnya »

BELAJAR BAHASA KOREA: PART 15

“Because…..”

Untuk menyatakan “karena” dalam suatu kalimat, kita cukup menambahkan partikel “-neurago” pada kata kerjanya. Baca entri selengkapnya »

BELAJAR BAHASA KOREA: PART 14

“I Wonder…. (Saya Penasaran bahwa….)”

Untuk menyatakan rasa penasaran terhadap suatu peristiwa atau hal, kita cukup menyisipkan partikel “-na haetta” pada kata kerja. Namun, jika kita menggunakan tenses, makan akan menjadi “-na haesseoyo”.

Contoh: Baca entri selengkapnya »

BELAJAR KOSAKATA KOREA: PART 10

  1. Saranghamnida (사랑합니다) = I love you = Aku cinta kamu
    Jeoneun dangsineul johahaeyo (저는 당신을 좋아해요) = I like you = Aku suka kamu
  2. Nae yeojachingu-ga doeeojullaeyo? (내 여자친구가 되어줄래요?) = Would you be my girlfriend? = Maukah kamu jadi cewek-ku?
  3. Nae namjachingu-ga doeeojullaeyo? (내 남자친구가 되어줄래요?) = Would you be my boyfriend? = Maukah kamu jadi cowok-ku? Baca entri selengkapnya »

BELAJAR BAHASA KOREA: PART 13

“Konjungsi antara Kata Benda”

Dalam suatu kalimat, atau percakapan, umumnya terdapat dua kata benda atau dua frasa kata benda. Misalnya, ‘Saya suka Korea dan Jepang’. Dalam kalimat tersebut, ‘Korea’ dan ‘Jepang’ adalah kata benda, dan kata “DAN” merupakan konjungsi yang menyatukan kedua kata benda tersebut. Baca entri selengkapnya »